
Pemain Real Madrid Raul Asencio (kiri) berebut bola dengan pemain Villarreal Alberto Moleiro pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Villarreal vs Real Madrid, 24 Januari 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz.
Pengumuman skuad resmi Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026 langsung memunculkan perdebatan di kalangan pengamat sepak bola Spanyol. Pelatih Luis de la Fuente memang membawa sejumlah nama menarik, tetapi beberapa keputusan tetap menuai kritik, terutama terkait absennya Alberto Moleiro.
Federasi sepak bola Spanyol resmi merilis daftar 26 pemain yang akan tampil di turnamen musim panas mendatang. Sejumlah pemain muda dan wajah baru mendapat kesempatan memperkuat La Roja, termasuk Eric García, Marc Pubill, dan Yeremy Pino.
Namun di balik nama-nama tersebut, publik cukup terkejut dengan tidak dipanggilnya beberapa pemain yang sebelumnya cukup rutin masuk skuad nasional.
Absennya Dean Huijsen dan Robin Le Normand menjadi salah satu topik yang ramai dibicarakan. Meski begitu, perhatian terbesar justru tertuju pada keputusan mengabaikan Alberto Moleiro yang tampil impresif sepanjang musim.
Luis de la Fuente Lakukan Beberapa Kejutan
Luis de la Fuente dikenal sebagai pelatih yang cukup berani mengambil keputusan berbeda dibanding ekspektasi publik.
Dalam skuad kali ini, ia mencoba mengombinasikan pemain muda dengan beberapa nama senior yang dianggap penting untuk menjaga keseimbangan tim.
Keputusan membawa pemain seperti Eric Garcia dan Marc Pubill menunjukkan bahwa De la Fuente tetap percaya pada pemain yang dinilai cocok dengan filosofi permainan Spanyol, terutama dalam penguasaan bola dan build-up dari belakang.
Namun keputusan meninggalkan Dean Huijsen dan Robin Le Normand tetap memunculkan tanda tanya.
Huijsen khususnya dianggap sebagai salah satu bek muda paling potensial di Eropa saat ini. Kemampuannya mengalirkan bola dari lini belakang membuat banyak pihak berharap ia menjadi bagian penting skuad Spanyol di masa depan.
Meski demikian, De la Fuente tampaknya memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih komposisi lini pertahanan.
Axel Torres Dukung Pilihan Bek Tengah Spanyol
Analis sepak bola Spanyol, Axel Torres, menjadi salah satu sosok yang memberikan pembelaan terhadap keputusan Luis de la Fuente.
Dalam program Carrusel Deportivo yang dikutip dari Cadena SER, Torres mengaku cukup puas dengan empat bek tengah yang dipilih pelatih Timnas Spanyol.
Menurutnya, pemain seperti Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, dan Eric Garcia tetap memiliki kualitas distribusi bola yang sangat baik.
Torres tidak setuju dengan anggapan bahwa Dean Huijsen adalah satu-satunya bek yang mampu membangun serangan dari lini belakang secara efektif.
Ia menilai kualitas tersebut juga dimiliki beberapa bek lain yang dipanggil ke skuad Piala Dunia 2026.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa perdebatan terkait komposisi pertahanan Spanyol memang cukup kompleks dan tidak hanya soal kualitas individu semata.
Tidak Ada Pemain Real Madrid di Skuad Spanyol
Salah satu fakta paling mengejutkan dari daftar skuad kali ini adalah tidak adanya satu pun pemain Real Madrid CF di dalam tim nasional Spanyol.
Situasi ini cukup jarang terjadi mengingat Real Madrid selama puluhan tahun selalu menjadi penyumbang pemain penting bagi La Roja.
Absennya pemain Real Madrid memunculkan banyak diskusi di media Spanyol, terutama karena klub tersebut tetap memiliki sejumlah pemain lokal berkualitas.
Namun De la Fuente tampaknya lebih memprioritaskan pemain yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan taktik dan performa terkini.
Keputusan ini juga menunjukkan bagaimana komposisi Timnas Spanyol mulai berubah dalam beberapa tahun terakhir.
Alberto Moleiro Jadi Nama yang Paling Diperdebatkan
Meski mendukung sebagian besar keputusan Luis de la Fuente, Axel Torres mengaku sangat kecewa dengan tidak dipanggilnya Alberto Moleiro.
Gelandang muda milik Villarreal CF tersebut memang tampil luar biasa sepanjang musim.
Performa impresifnya membantu Villarreal mengamankan tiket Liga Champions dan membuat banyak pengamat percaya ia layak mendapatkan tempat di skuad nasional.
Torres bahkan menyebut Moleiro sebagai pemain yang sangat dibutuhkan oleh Timnas Spanyol saat ini.
Menurutnya, kreativitas dan kemampuan bermain di area tengah membuat Moleiro bisa memberikan dimensi berbeda bagi permainan La Roja.
Ia juga menilai performa Moleiro musim ini jauh lebih baik dibanding beberapa pemain yang justru dipanggil ke skuad.
Yeremy Pino Dibandingkan dengan Moleiro
Salah satu perbandingan yang paling banyak dibahas adalah antara Yeremy Pino dan Alberto Moleiro.
Torres secara terbuka menyebut performa kedua pemain musim ini sulit dibandingkan karena Moleiro dianggap tampil lebih konsisten dan berpengaruh.
Menurutnya, Spanyol justru memiliki terlalu banyak pemain dengan karakter serupa di lini depan, sementara Moleiro menawarkan kreativitas tambahan di area tengah.
Namun ia tetap memahami alasan Luis de la Fuente membawa beberapa winger tambahan ke dalam skuad.
Kondisi fisik Nico Williams dan Lamine Yamal yang belum sepenuhnya ideal membuat pelatih membutuhkan opsi cadangan lebih banyak di sektor sayap.
Karena itu, keberadaan pemain seperti Yeremy Pino dan Víctor Muñoz dinilai masih masuk akal secara taktis.
Kombinasi Pemain Muda dan Senior
Untuk Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente mencoba membangun keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.
Di posisi penjaga gawang, Spanyol mengandalkan Joan García, David Raya, dan Unai Simón.
Sektor pertahanan diisi kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda seperti Cucurella, Grimaldo, Cubarsi, Laporte, Porro, hingga Eric Garcia.
Di lini tengah, Spanyol tetap memiliki kualitas tinggi lewat kehadiran Pedri, Fabián Ruiz, Martín Zubimendi, Gavi, dan Mikel Merino.
Sementara lini depan diperkuat oleh kombinasi pemain kreatif dan cepat seperti Lamine Yamal, Nico Williams, Dani Olmo, Ferran Torres, hingga Mikel Oyarzabal.
Ekspektasi Tinggi untuk La Roja
Meski menuai kritik, skuad Timnas Spanyol tetap dianggap sebagai salah satu tim paling berbahaya di Piala Dunia 2026.
Generasi muda yang dimiliki Spanyol saat ini dinilai sangat menjanjikan dan memiliki kualitas teknik tinggi yang cocok dengan identitas permainan mereka.
Luis de la Fuente kini menghadapi tantangan besar untuk membuktikan bahwa pilihannya memang tepat.
Absennya Alberto Moleiro mungkin akan terus menjadi bahan perdebatan sepanjang turnamen. Namun jika Spanyol mampu tampil impresif dan melangkah jauh, kritik tersebut bisa perlahan mereda.
Yang jelas, La Roja datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar untuk kembali menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.
Gabung Komunitas Pusatbola88
Bagi Anda yang ingin mendapatkan update terbaru seputar sepak bola dunia dan informasi menarik lainnya, Anda bisa bergabung bersama komunitas Pusatbola88. Gabung komunitas Pusatbola88 dengan cara Login Pusatbola88.
Baca Ini Juga:
Pecahkan Rekor Dunia! Cristiano Ronaldo Resmi Main di 6 Edisi Piala Dunia


