
Skuad Manchester United merayakan gol Luke Shaw ke gawang Nottingham Forest, Minggu (17/5/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson.
Performa impresif Luke Shaw sepanjang musim 2025/2026 bersama Manchester United mulai mendapat pengakuan luas dari berbagai kalangan sepak bola Inggris. Salah satu pujian paling mencolok datang dari mantan pelatih Timnas Inggris, Sam Allardyce, yang menyebut musim ini sebagai penampilan terbaik Shaw sejak bergabung dengan Setan Merah.
Bek kiri berusia 30 tahun tersebut memang tampil luar biasa konsisten sepanjang musim. Setelah beberapa tahun dibayangi cedera dan kritik soal kebugaran, Shaw justru berhasil menjawab semua keraguan dengan performa stabil di level tertinggi.
Kebangkitan Luke Shaw menjadi salah satu cerita menarik Manchester United musim ini. Di tengah perubahan pelatih dan tekanan besar yang selalu mengiringi klub, Shaw mampu menjelma sebagai sosok penting di lini pertahanan.
Konsistensi Shaw Jadi Sorotan Besar
Dalam beberapa musim terakhir, nama Luke Shaw kerap dikaitkan dengan masalah kebugaran. Cedera berulang membuat performanya sering naik turun dan sulit menjaga tempat utama secara konsisten.
Namun situasi berbeda terlihat sepanjang musim 2025/2026. Shaw tampil dalam seluruh 37 pertandingan Premier League musim ini, sebuah pencapaian yang cukup mengejutkan mengingat riwayat fisiknya di masa lalu.
Tidak hanya soal jumlah pertandingan, kualitas permainannya juga meningkat signifikan. Shaw tampil solid saat bertahan, disiplin menjaga posisi, serta tetap aktif membantu serangan dari sisi kiri.
Kemampuannya membaca permainan membuat lini belakang Manchester United terlihat lebih stabil dibanding musim sebelumnya. Ia juga menunjukkan fleksibilitas tinggi ketika dimainkan di beberapa peran berbeda.
Pada awal musim, Shaw sempat digunakan sebagai bek tengah kiri oleh Ruben Amorim. Meski bukan posisi naturalnya, ia tetap mampu tampil cukup baik dan membantu tim melewati periode sulit.
Setelah pergantian pelatih dan kedatangan Michael Carrick sebagai pelatih interim, Shaw kembali ditempatkan di posisi aslinya sebagai bek kiri. Keputusan tersebut terbukti efektif karena performanya semakin meningkat.
Sam Allardyce Puji Perubahan Besar Shaw
Pujian besar terhadap Shaw datang dari Sam Allardyce dalam podcast sepak bola “No Tippy Tappy Football”.
Allardyce menilai Shaw kini terlihat jauh lebih matang, tajam, dan siap menghadapi intensitas kompetisi Premier League. Menurutnya, ini adalah versi terbaik Luke Shaw sejak direkrut Manchester United dari Southampton beberapa tahun lalu.
Ia mengaku sangat terkesan dengan perubahan fisik sang pemain. Shaw disebut tampil lebih bugar dibanding musim-musim sebelumnya dan mampu menjaga performa sepanjang kompetisi.
Selain faktor fisik, Allardyce juga melihat adanya peningkatan mentalitas dalam permainan Shaw. Bek kiri tersebut dinilai lebih percaya diri dan mampu tampil konsisten dalam pertandingan besar.
Meski demikian, Allardyce mengakui bahwa riwayat cedera masih menjadi satu-satunya kekhawatiran utama. Namun sejauh musim ini berjalan, Shaw berhasil menunjukkan bahwa dirinya mampu mengatasi masalah tersebut.
Menurut Allardyce, keberhasilan Shaw bangkit tidak lepas dari penanganan staf pelatih Manchester United yang mampu menjaga kondisi fisik pemain dengan lebih baik.
Bangkit dari Kritik di Masa Mourinho
Karier Luke Shaw di Manchester United memang tidak selalu berjalan mulus. Salah satu periode paling sulit terjadi ketika klub masih dilatih Jose Mourinho.
Pada masa itu, Shaw beberapa kali mendapat kritik terbuka dari Mourinho terkait kondisi fisik dan kedisiplinannya. Bahkan, hubungan keduanya sempat menjadi sorotan media Inggris.
Banyak pihak sempat meragukan apakah Shaw mampu bertahan lama di Old Trafford setelah mengalami periode penuh tekanan tersebut.
Namun perlahan, Shaw berhasil membalikkan keadaan. Ia terus bekerja keras memperbaiki kondisi fisik dan kualitas permainannya hingga akhirnya kembali menjadi pilihan utama di tim.
Musim 2025/2026 kini dianggap sebagai bukti nyata dari perkembangan tersebut. Shaw tidak hanya berhasil menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Manchester United.
Perjalanan panjangnya dari pemain yang penuh keraguan menjadi sosok penting di lini belakang menunjukkan mentalitas kuat yang dimiliki Shaw.
Peran Penting untuk Manchester United
Kebangkitan Shaw memberikan dampak besar terhadap performa Manchester United musim ini.
Keberadaannya di sisi kiri membuat keseimbangan permainan tim menjadi lebih baik. Shaw mampu membantu transisi menyerang sekaligus memberikan perlindungan defensif yang solid.
Pengalamannya juga sangat penting bagi para pemain muda di lini belakang United. Sebagai salah satu pemain senior, Shaw kini tampil lebih dewasa dan tenang dalam mengontrol permainan.
Selain kontribusi di lapangan, kehadirannya juga memberikan stabilitas di ruang ganti, terutama saat tim menghadapi tekanan besar sepanjang musim.
Fleksibilitas Shaw menjadi nilai tambah tersendiri. Ia dapat dimainkan sebagai bek kiri tradisional maupun bagian dari formasi tiga bek ketika dibutuhkan.
Kualitas inilah yang membuatnya kembali dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik di Premier League musim ini.
Peluang Kembali ke Timnas Inggris
Performa konsisten bersama Manchester United membuat nama Luke Shaw kembali dikaitkan dengan peluang membela England national football team.
Meski belum mendapat panggilan pada jeda internasional Maret lalu, peluang Shaw tampil di Piala Dunia 2026 dinilai masih sangat terbuka.
Pelatih anyar Inggris, Thomas Tuchel, disebut mulai memantau perkembangan Shaw dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut Allardyce, pengalaman dan kualitas Shaw membuatnya layak kembali menjadi pilihan utama di posisi bek kiri Timnas Inggris.
Persaingan di posisi tersebut memang cukup ketat, tetapi performa stabil Shaw musim ini menjadi modal besar untuk kembali masuk skuad nasional.
Tuchel dijadwalkan segera mengumumkan daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Nama Shaw disebut-sebut mulai kembali masuk radar setelah kebangkitannya bersama Manchester United.
Musim Pembuktian Luke Shaw
Musim 2025/2026 bisa dibilang menjadi titik balik penting dalam karier Luke Shaw. Setelah bertahun-tahun dihantui cedera dan kritik, ia akhirnya mampu menunjukkan kualitas terbaiknya secara konsisten.
Penampilan solid di Premier League, kemampuan bermain di beberapa posisi, serta kondisi fisik yang lebih stabil membuat Shaw kembali mendapatkan apresiasi besar.
Pujian dari Sam Allardyce menjadi salah satu bukti bahwa kerja keras Shaw mulai membuahkan hasil nyata.
Kini, target berikutnya adalah mempertahankan level permainan tersebut dan mengamankan tempat di skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Jika mampu menjaga kebugaran dan performanya, Luke Shaw berpeluang menutup musim terbaiknya dengan kembali tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Gabung Komunitas Pusatbola88
Bagi Anda yang ingin mendapatkan update terbaru seputar sepak bola dunia dan informasi menarik lainnya, Anda bisa bergabung bersama komunitas Pusatbola88. Gabung komunitas Pusatbola88 dengan cara Login Pusatbola88.
Baca Ini Juga:
Imbang Lawan Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Tersingkir dari AFF U-17 2026


